BANGKALAN, CNI — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H, UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan melalui SPENSABA menggelar rangkaian kegiatan keagamaan selama dua hari, mulai 31 Agustus hingga 1 September 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana penanaman budi pekerti dan karakter islami bagi seluruh warga sekolah.
Pada hari pertama, 31 Agustus 2026, sekolah menyelenggarakan 4 jenis lomba berbasis islami yang diikuti perwakilan siswa dari setiap kelas. Setiap kelas mewakilkan minimal satu siswa untuk setiap cabang lomba, bahkan boleh lebih. Kegiatan ini sengaja dirancang untuk memberi ruang bagi potensi setiap siswa agar dapat berkembang dan berkompetisi secara sehat, sekaligus menjadi bentuk penanaman budi pekerti dan karakter islami yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
“Lomba-lomba ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an, ilmu agama, pidato, seni kaligrafi, dan sholawat. Kompetisi yang dilandasi akhlak mulia itulah yang diharapkan menjadi cerminan keteladanan Nabi,” ujar pihak sekolah.
Acara puncak rangkaian kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, pukul 07.00 WIB di halaman UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan, Jalan Ltn. Ramli No. 1B, Bangkalan. Dalam acara puncak tersebut, selain pemberian hadiah kepada para pemenang lomba, kegiatan akan diakhiri dengan Tabligh Akbar dan Bershalawat bersama Habib Idrus Al Aidid. Beliau akan menyampaikan ceramah dengan tema:
“Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membentuk Generasi yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlakul Karimah.”
Kepala UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan, H. Hermanto, S.Pd., M.M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peringatan hari besar Islam, melainkan upaya nyata menanamkan nilai-nilai keteladanan Nabi sejak dini.
“Maulid Nabi bukan sekadar tradisi, melainkan momen untuk kembali mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Kami ingin siswa-siswi di SMP Negeri 1 Bangkalan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara akhlak — beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah,” ujar H. Hermanto.
Beliau juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan sholawat sebagai perekat persaudaraan.
Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah:
- Menumbuhkan kecintaan dan keteladanan kepada Nabi Muhammad SAW
- Memberi ruang potensi siswa untuk berkembang melalui lomba berbasis islami
- Membentuk karakter siswa yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah
- Mempererat silaturahmi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat
- Membudayakan sholawat sebagai ungkapan cinta dan syukur kepada Allah SWT
“Satu Hati, Satu Sholawat — Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Masa Depan yang Lebih Baik.”
(ART).


