IKRAR TALENTA: JEMBATAN EMAS PENYERAPAN TENAGA KERJA LOKAL BANGKALAN DI TENGAH PESATNYA PERTUMBUHAN INDUSTRI

BANGKALAN, 27 Oktober 2026 (CNI) — Pertumbuhan investasi dan industri di wilayah Kabupaten Bangkalan terus menunjukkan tren positif. Namun, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya pabrik atau masuknya modal besar, melainkan sejauh mana warga lokal ikut menikmati dampaknya. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bangkalan pun terus berkomitmen memastikan investasi yang hadir di daerah ini dapat menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja putra-putri daerah.

PROGRAM IKRAR TALENTA: SOLUSI TERINTEGRASI

Salah satu terobosan yang dijalankan Disperinaker Bangkalan adalah program IKRAR TALENTA — kepanjangan dari Integrasi Perindustrian dan Ketenagakerjaan melalui Ikatan Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lokal. Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi yang mempertemukan tiga pihak utama: pemerintah daerah, dunia usaha/industri, dan pencari kerja.

Kepala Disperinaker Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, menjelaskan bahwa program ini menjembatani kebutuhan industri dengan penyiapan kompetensi hingga proses penempatan tenaga kerja lokal.

“IKRAR TALENTA memastikan bahwa ketika industri tumbuh di Bangkalan, warga Bangkalan jugalah yang paling pertama dipertimbangkan untuk mengisi posisi-posisi yang tersedia. Kebutuhan perusahaan kita petakan, lalu kita siapkan SDM lokal yang siap pakai,” ujarnya, Selasa (27/10).

DITERAPKAN DI SEKTOR UTAMA

Program ini telah berjalan di beberapa sektor strategis Kabupaten Bangkalan, antara lain:

  • Galangan Kapal: Termasuk Galangan Kapal Adiluhung Sarana Segara Indonesia serta sejumlah galangan kapal lainnya
  • Industri Hasil Tembakau (IHT): Didorong agar industri yang tumbuh di daerah ini juga mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal

PENINGKATAN KOMPETENSI DAN PENGUATAN IKM

Jemmi menegaskan bahwa penguatan sektor industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Disperinaker mendorong peningkatan keterampilan dan sertifikasi tenaga kerja agar sesuai dengan standar yang dibutuhkan perusahaan.

Selain penyiapan SDM, Disperinaker juga memperkuat Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui:

  • Pengembangan wirausaha industri baru
  • Peningkatan daya saing produk lokal
  • Hilirisasi potensi unggulan daerah

“Pertumbuhan industri besar di daerah kita diharapkan sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk ikut berpartisipasi dalam rantai pasok industri tersebut. Investasi tidak boleh hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi harus memberi dampak nyata di meja makan warga Bangkalan,” tegasnya.

HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG HARMONIS

Disperinaker juga terus berupaya menjaga hubungan industrial tetap harmonis dan kondusif. Sinergi antara perusahaan, lembaga pelatihan, dan dunia pendidikan terus diperkuat agar kebutuhan dunia usaha selalu beriringan dengan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten

“Keberhasilan industrialisasi tidak cukup diukur dari besarnya nilai investasi atau jumlah pabrik yang berdiri. Indikator keberhasilan yang tidak kalah penting adalah meningkatnya daya saing industri lokal, terbukanya lapangan kerja yang layak, serta semakin luasnya kesempatan bagi putra-putri daerah untuk berkarier di tanah kelahirannya sendiri,” ungkap Jemmi dengan penuh harap.

“Harapan kami sederhana: investasi masuk, industri tumbuh maju, tenaga kerja lokal terserap dengan baik, angka pengangguran menurun, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat Bangkalan meningkat secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Penulis : Anggry
Editor : ART
CNI — Cendana News Indonesia
“Objektif & Independen”

Advertisement

Postingan Terkait 》

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer Minggu ini 》

spot_img

Berita Terbaru 》