SURABAYA, CNI – 13 Juli 2026 – Penyelidikan kasus kematian Ruli Yunis Setiawati di Bangkalan terus berjalan. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih aktif memburu terduga pelaku utama bernama Erlan (54 tahun), orang terakhir terlihat bersama korban di lingkungan Bandara Juanda, Sidoarjo.
Data Identitas Buronan
Berdasarkan data yang diterima dari Polda Jatim, Erlan tercatat dengan NIK 7371100203720009, memiliki alamat ganda di Makassar dan Dampit, Malang. Selain kasus pembunuhan yang sedang diselidiki, ia juga tercatat sebagai tersangka dalam dugaan penipuan berkedok asmara yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Secara fisik, Erlan dikenal berkacamata dan sering terlihat mengenakan pakaian berwarna biru. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, ia terlihat bergerak bersama dua orang lain yang saat ini masih diidentifikasi.
Status Pengejaran
Polisi menegaskan hingga hari ini belum ada penangkapan terhadap Erlan. Pihak kepolisian menyisir berbagai lokasi persembunyian potensial, menghubungi keluarga dan lingkungan terdekat, serta memantau pergerakan di seluruh wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Menurut keterangan resmi, belum ada sayembara resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. Informasi yang beredar di media sosial mengenai hal tersebut hanya merupakan spekulasi dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Polisi memperkirakan pelaku diduga melarikan diri melalui jalur darat dan kemungkinan masih bersembunyi di wilayah Pulau Jawa.
Sudut Pandang Penyelidikan
Penyidik menduga motif kejadian berkaitan dengan masalah keuangan dan dugaan penipuan yang dijalankan Erlan, bukan semata-mata karena kekerasan rumah tangga. Sementara itu, hasil pemeriksaan visum dan otopsi terhadap jenazah Ruli Yunis Setiawati belum diumumkan secara lengkap kepada publik.
Lembaga pemantau hak asasi manusia PAKIS menegaskan pentingnya transparansi informasi, khususnya terkait hasil pemeriksaan medis agar masyarakat mendapatkan gambaran yang jelas dan tidak muncul spekulasi yang tidak berdasar.
Cara Melaporkan Informasi
Bagi masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Erlan, dapat segera melaporkan ke:
- Nomor darurat polisi: 110
- Jatanras Polda Jatim: (031) 5511000
- Polresta Sidoarjo: (031) 8961111
“Penyelidikan ini akan terus dilanjutkan dengan penuh ketelitian demi keadilan bagi korban dan keluarga. Kami memohon kerja sama seluruh masyarakat untuk memberikan informasi yang akurat,” ujar sumber dari pihak kepolisian.


