BANGKALAN, CNI — Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mendorong percepatan industrialisasi sebagai langkah strategis membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Bupati Bangkalan Lukman Hakim dalam kegiatan Diskusi Sinergi Pengembangan Industrialisasi di Wilayah Kabupaten Bangkalan yang berlangsung di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Selasa (1/9).
Bupati menegaskan pemerintah daerah berkomitmen penuh memberikan kemudahan bagi investor, terutama melalui penyederhanaan proses perizinan. Pengembangan kawasan industri di Bangkalan kini telah masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN), sehingga kesiapan pemerintah daerah menjadi keharusan untuk mendukung pelaksanaannya.
Selain itu, landasan hukum pengembangan kawasan industri juga telah tertuang dalam Peraturan Presiden, termasuk pengaturan tata ruang yang telah disiapkan untuk mendukung masuknya investasi. Dengan kesiapan regulasi tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan kebutuhan perusahaan dapat berjalan sejalan dengan perencanaan dan kebijakan pemerintah.
Sejumlah sektor industri utama telah diproyeksikan untuk dikembangkan di Bangkalan, antara lain industri polyester, industri pupuk, kawasan industri halal, serta industri furnitur. Masuknya berbagai sektor tersebut dipersiapkan agar mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi investasi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
Melalui diskusi tersebut, pemerintah daerah berharap pengembangan industrialisasi dapat berjalan terarah dan memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja yang layak, meningkatkan nilai investasi, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bangkalan secara berkelanjutan.
— CNI / Bangkalan
Tagline: Objektif & Independen


