BANGKALAN, CNI – Kehadiran investasi dan industri asal Tiongkok di Kabupaten Bangkalan merupakan fenomena yang kini mulai menyita perhatian masyarakat. Di tengah arus informasi yang beragam dan pandangan yang terbelah dua – ada yang menyambut baik, ada pula yang menolak – Lembaga Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS) hadir menyampaikan pandangan yang seimbang, terbuka, dan berlandaskan prinsip kebijaksanaan.
Sebagaimana analisis yang telah dikemukakan, masuknya industri membawa sejumlah manfaat nyata bagi daerah:
- Terbukanya lapangan kerja secara luas bagi warga lokal
- Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan
- Perbaikan infrastruktur jalan, listrik, dan air bersih yang ikut dinikmati masyarakat
- Terjadinya alih ilmu pengetahuan dan peningkatan keterampilan kerja yang lebih maju
- Tergeraknya roda ekonomi rakyat di seputar kawasan industri
Menanggapi suara-suara penolakan yang mulai berkembang, Ketua Umum Lembaga PAKIS, Abdurrahman Tohir, menyampaikan sikap terbuka namun tetap berprinsip:
“Semestinya kita jangan terburu-buru menolaknya, sebelum mengetahui gambaran yang riil dan pasti mengenai seperti apa serta bagaimana bentuk industri dari Tiongkok tersebut. Jangan berburuk sangka kepada apa yang akan datang – itu tidak elok, dan jangan pula bersikap apatis.”
Yang menjadi syarat utama dan hal terpenting menurut PAKIS hanyalah satu: hadirnya industri tersebut jangan sampai merusak budaya lokal serta kearifan lokal yang telah kita jaga selama ini. Selebihnya, kemajuan adalah sunnatullah yang tak dapat ditolak.
“Perkembangan ilmu pengetahuan, industri, dan teknologi itu pasti akan terus berkembang. Yang seharusnya dipersiapkan oleh para tokoh dan ulama bukanlah sikap penolakan, melainkan bagaimana mempersiapkan Sumber Daya Manusianya: manusia yang melek teknologi sekaligus beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Bukan sikap apatis dan berburuk sangka yang kita kedepankan.”
Lebih lanjut ditegaskan, PAKIS menyambut baik langkah kemajuan tersebut:
“Kami dari PAKIS beserta kalangan pemuda di Bangkalan sangat menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada para investor dan pemerintah yang telah mempercayai daerah kami untuk hal tersebut. Kami beserta segenap pemuda Madura mengucapkan: SELAMAT DATANG kepada negara mana pun yang siap berinvestasi di tanah Madura, khususnya di Kabupaten Bangkalan.” Tegas Abdurrahman Tohir.
Kemajuan dan masuknya industri bukanlah sesuatu yang harus ditolak secara membabi buta. Yang wajib dipersiapkan adalah kesiapan Sumber Daya Manusia yang berilmu pengetahuan sekaligus berakhlak mulia, serta pengawasan yang ketat agar budaya luhur dan lingkungan hidup tetap terjaga. Jadilah tuan rumah yang terbuka, cerdas, dan tetap teguh menjaga jati diri bangsa.
(ART)


