BANGKALAN, CNI – 14 Juli 2026 – Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far secara resmi membuka Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan dan Capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang digelar di Aula Hotel Roos, Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengukur efektivitas layanan sekaligus merumuskan strategi peningkatan pelayanan yang lebih tepat sasaran bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dihadiri Seluruh Pemangku Kepentingan Kesehatan
Sebanyak 65 peserta hadir secara luring dalam pertemuan strategis ini, meliputi perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, jajaran pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, beserta 22 Kepala Puskesmas dan Penanggung Jawab PKG se-wilayah Bangkalan.
Ubah Pola Pikir “Takut Tahu”, Cegah Lebih Baik daripada Mengobati
Dalam arahannya, Wabup Fauzan menegaskan kesehatan adalah fondasi utama produktivitas warga sekaligus investasi terbesar bagi masa depan daerah. Ia menyoroti tantangan terbesar yang masih ditemui di lapangan: keengganan masyarakat memeriksakan kesehatan sejak dini karena merasa “takut tahu” jika menderita penyakit tertentu.
“Pola pikir inilah yang harus kita ubah bersama lewat edukasi yang masif dan terus-menerus. Ingatlah, mencegah jauh lebih baik dan lebih murah daripada mengobati,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar program PKG sebagai bagian dari prioritas nasional Asta Cita ini senantiasa dikawal ketat, agar manfaatnya benar-benar terasa hingga ke desa-desa terpencil.
“Lewat evaluasi seperti ini, kita harap hambatan teknis di lapangan bisa terpetakan dengan jelas, sehingga mutu dan jangkauan pelayanan bisa terus kita tingkatkan,” tambahnya.
Puskesmas Kamal Raih Capaian Tertinggi
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan semangat, pada kesempatan ini juga diserahkan penghargaan bagi tiga Puskesmas dengan persentase capaian PKG terbaik:
- Puskesmas Kamal: 24,7%
- Puskesmas Galis: 24,4%
- Puskesmas Sepulu: 22%


