Harga Kebutuhan Pokok Terus Meningkat, Daya Beli Masyarakat Semakin Tertekan

BANGKALAN, CNI – Sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional Kabupaten Bangkalan dalam beberapa pekan terakhir terus menunjukkan tren kenaikan. Kondisi ini dirasakan langsung oleh warga dan memicu kekhawatiran karena mulai menekan kemampuan beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah dan menengah.

Berdasarkan pantauan di beberapa pasar, kenaikan terasa pada komoditas beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga bahan bakar dan sayur-mayur. Beberapa pedagang mengakui bahwa kenaikan ini terjadi secara bertahap namun terus berlanjut, dengan alasan biaya angkut dan harga di tingkat grosir yang juga ikut naik.

“Sudah dua minggu ini harga terus merangkak naik. Pembeli jadi lebih berhati-hati, beli secukupnya saja. Penghasilan kami juga tidak bertambah, tapi modal beli barang makin besar,” ujar salah satu pedagang di Pasar Ki Lemah Duwur – Bangkalan, Senin (22/6/2026).

Masyarakat pun mengaku harus menyesuaikan pengeluaran bulanan. Banyak yang terpaksa mengurangi porsi belanja atau mengganti jenis kebutuhan agar tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Ketua Umum LSM PAKIS, Abdurrahman Tohir, menilai kondisi ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Kenaikan harga yang tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan justru akan memperlambat perbaikan kesejahteraan masyarakat dan berimbas pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini masih tertinggal di Jawa Timur.

“Masyarakat tidak hanya memikirkan pendidikan anak, tapi juga harus memikirkan makan sehari-hari. Jika harga terus naik dan pendapatan stagnan, otomatis daya beli melemah. Pemerintah harus hadir dengan langkah nyata, mulai dari mengawasi jalur distribusi, menekan spekulasi harga, hingga memastikan bantuan tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar kebijakan stabilisasi harga dijalankan secara konsisten dan diawasi bersama, agar tidak hanya berhenti pada pernyataan saja.

“Kesejahteraan masyarakat adalah dasar utama pembangunan. Jangan biarkan beban ekonomi ini makin memberatkan warga Bangkalan,” pungkasnya.

Advertisement

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer Minggu ini

spot_img

Berita Terbaru