Tragedi Berdarah Kembali Terjadi di Bangkalan, Seorang Anggota LSM Dibacok Orang Tak Dikenal

BANGKALAN, CNI (CendanaNewsIndonesia.com) – Tragedi berdarah kembali terulang pada aktivis Bangkalan, kali ini diderita seorang oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Warga desa Soket Laok Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan dibacok orang tak dikenal, Jumat (8/5/2024).

Peristiwa Berdarah ini memantik respon beberapa aktivis Bangkalan, diantaranya LSM Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS) sangat menyesalkan dan menyayangkan atas kejadian berdarah tersebut.

“Saya Ketua Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS), Abd Rahman Tohir, turut prihatin dan sangat menyesalkan atas tragedi berdarah tersebut. Apapun persoalannya ini sangat mencederai marwah dunia aktivis di Bangkalan, baik Media maupun LSM. Untuk itu, kami meminta dan berharap pihak yang berwajib yakni kepolisian Resor Bangkalan agar segera menangkap pelaku pembancokan tersebut, dalam waktu cepat dan sesingkat-singkatnya,” tegas Abd Rahman Tohir.

Menambahkan keterangannya dia menegaskan bila pihak kepolisian yakni Polres Resor Bangkalan tidak segera dan tidak mampu menangkap pelaku, tentu ini akan menjadi presiden buruk dalam penegakkan hukum serta mencoreng kredibilitas serta nama baik Bangkalan.

“Untuk itu kami LSM PAKIS beserta para aktivis lainnya akan ngeluruk ke Mapolres Bangkalan, mendesak serta dengan tegas kami akan terus melakukan upaya pada Polres Bangkalan mendesak agar pelaku segera bisa ditangkap, dalam waktu 2×24 Jam harus ditangkap pelaku pembacokan tersebut,” Pungkas Rahman Tohir.

Diketahui Korban bernama M Mukri (38) seorang anggota LSM warga Desa Soket Laok Kecamatan Tragah. Sekira pukul 11.00 WIB jelang salat Jumat. Tepatnya di dekat kantor Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Korban Pembacokan, Seorang Anggota Lsm saat dirawat di RSUD Bangkalan


Hingga kini pelaku pembacokan masih misterius. Sementara akibat luka bacok yang diderita, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tragah untuk mendapatkan pertolongan medis.

Tak lama kemudian, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan. Akibat luka bacok tersebut, korban mengalami luka di lengan sebelah kiri dan bagian punggung sebelah kiri.

Korban mengaku bahwa kejadian tersebut berlangsung dengan sangat cepat. Namun, dirinya mencoba mengingat pelaku datang membawa sebilah senjata tajam jenis celurit. Pelaku yang tak dikenal datang sendirian, dan langsung membacokkan senjatanya membabi buta pada tubuhnya.

“Pelaku datang saat saya nyantai di warung kopi. Datang pelaku dan ujuk-ujuk langsung membacok tangan dan punggung. Pelaku mengenakan topi. Tingginya seukuran saya, mengenakan jaket dan mengendarai sepeda motor,” ungkap korban.

Sementara itu, Kapolsek Tragah Iptu Hidayat membenarkan peristiwa kejadian tersebut. Tempat kejadian perkara (TKP) sudah dipasang police line. Namun, untuk motif kejadian masih belum diketahui.

“Benar kejadian tersebut dan saat ini masih kita dalami,” singkatnya.

Advertisement

Postingan Terkait

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer Minggu ini

spot_img

Berita Terbaru