PAKIS Mendukung Tenaga Honorer di Bangkalan yang Akan Demo ke DPRD

BANGKALAN, CNI – Ratusan tenaga harian lepas (THL) atau honorer yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Madura, berencana menggelar aksi demo ke Gedung DPRD Bangkalan pada Senin (17/2/2025).

Selebaran aksi demo itu beredar di berbagai platform media sosial mengatasnamakan ‘Aliansi honorer bersatu Kabupaten Bangkalan’. Dengan titik kumpul aksi di depan Gelora Stadion Bangkalan.

Dalam 5 tuntutannya, para honorer meminta ketua DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan yakni:

  1. Perhatikan Kesejahteraan Honorer di Bangkalan, agar upah kami disetarakan dengan UMK tahun 2025.
  2. Tuntaskan tenaga honorer menjadi PPPK penuh waktu.
  3. Menolak rekruitmen CPNS dan PPPK dari jalur umum sampai kami para honorer diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
  4. Menolak kenaikan iuran BPJS kesehatan untuk para honorer karena upah kami dibawah UMK, yakni hanya sebesar Rp. 1.225.000,-.
  5. Menolak pembayaran BPJS ketenagakerjaan yang seharusnya pemberi kerja wajib membayar iuran BPJS ketenagakerjaan bagi pekerjanya. Bukan kami para honorer yang harus membayar.

Dengan adanya selebaran aksi tersebut, Ketua Umum Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS) Kabupaten Bangkalan, Abdurahman Tohir sangat mendukung aksi demonstrasi dari honorer Bangkalan. Rahman mengakui bahwa honorer yang mendapatkan gaji di bawah UMK dirinya juga merasa kasihan.

“Betul (gaji honorer di bawah UMK). itu juga sebenarnya kita kasihan. Kami menuntut agar sistem penerimaan ASN PPPK dievaluasi ulang, mengingat banyak honorer yang sudah bertahun-tahun mengabdi, bahkan ada yang lebih dari puluhan tahun,” kata Rahman. Rabu (12/2/2025).

Rahman berharap aksi demo nantinya dapat menjadi dorongan bagi Pemkab Bangkalan dan pemerintah pusat untuk segera mengambil langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan status honorer di Bangkalan, yang sudah bertahun-tahun mengabdi untuk negara.

“Banyak di antara para honorer yang sudah usia lanjut. Maka dari itu diutamakan para honorer terlebih dahulu diangkat menjadi PPPK penuh waktu sebelum rekruitmen CPNS dan PPPK dari jalur umum dilaksanakan,” tutup Rahman.

Advertisement

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer Minggu ini

spot_img

Berita Terbaru